Tuesday, August 9, 2016

Pandangan Politik dari Sudut Sempit (MENUJU DKI 1)



Melihat ramainya pemberitaan di media masa, baik cetak maupun elektronik hingga ke media social yang membahas tentang posisi orang nomor 1 di Ibu Kota Negeri Ini DKI Jakarta periode tahun 2017-2022. Banyak sekali putra/putri bangsa yang mampu dan mempunyai kredibilitas terdepan dan telah teruji.
Dari sudut yang sempit dalam artian dari sudut pandang saya selaku masyarakat yang jauh dari ilmu politik hanya bisa membagikan apa yang bisa saya sampaikan.
Sejauh ini dengan memperhatikan figure-figur yang telah muncul sebagai kandidat atau calon pemimpin ibu kota memang semuanya mampu secara kredibilitas maupun kualitas. Dari sudut yang lain harus juga menjadi pertimbangan, bagaimana seseorang yang ingin menjadi pemimpin apakah memeliki aurah kepemimpinan atau tidak.
Sejauh ini sepenglihatan penulis, antara Ibu risma dan pa Ahok, keduanya sama-sama memiliki aurah yang kuat untuk jadi pemimpin ibu kota, tinggal bagaimana mereka berdua memilih wakil yang bisa menambah kekuatan itu agar lebih muda mencuri hati rakyat.
Sejaua penulis memandang bahwa apa bila ibu risma dan pa sandiaga uno di gandeng dalam pilkada ibu kota akan mejadi lawan yang tangguh bagi pesaing-pesaing mereka, namun hal tersebut harus kita liat lagi siapa pandamping pa ahok nantinya. Apakah aurah pendamping ahok lebih rendah atau lebih tinggi dari pa sandiaga uno. Namun semua ini akan selalu berpulang ke pada kuasa yang di atas. Kita sebagai manusia hanya bisa menilai dengan kempuan terbatas kita.
Pertimbagnan teknisnya
Kenapa aurah berperan penting disini, karena ketika proses pencoblosan di lakukan tidak ada lagi yang bisa mempengaruhi poncoblos hanya aurah dan kuasa ilahi yang akan mampu mempengaruhi.
Wallahu alam bi sawaf

No comments:

Post a Comment

Sampaikan Komentar Anda