Sunday, January 28, 2018

CARA MANJAT CENGKEH DI SERAM AMBON MALUKU

Cengkih atau juga disebut Cengkeh oleh masyarakat Maluku, merupakan salah satu komocitas unggulan di bumi rempah-rempah ini. cengkeh, pala, kelapa merupakan komoditi yang tidak dapat dilepas pisahkan dari masyarakat Maluku. Sebagian besar masyarakat Maluku menggantungkan kehidupannya pada komoditi ini disamping komoditi lain, seperti perkebunan dan nelayan.

Masyarakat Maluku punya cara tersendiri atau kebiasaan tersendiri dalam memanen cengkeh. tidak seperti masyarakat kebanyakan di nusantara. Bagi masyarakat Maluku penen cengkih adalah salah satu cara yang menyenangkan untuk dilakukan. karena orang akan beramai-ramai datang ke kebun. 

Bila musen panen tiba, banyak juga pemuda dari desa atau negeri lain yang sengaja datang untuk menjadi tukang panjat cengkeh di desa atau negeri yang sedang panen raya. mereka datang biasanya berkelompok ada juga yang sendiri-sendiri, ada juga yang dipanggil oleh keluarga yang pohon cengkehnya banyak mengeluarkan buah sehingga membutuhkan kariyawan yang cukup banyak.

Bagi karyawan pemanjat cengkeh biasanya ada cara pembagian yang berlaku di Maluku yaitu dengan cara membagi hasil terantung atau disesuaikan dengan harga cengkeh. Bila harga cengkeh sedang mahal pembagian hasil panen atau hasil panjat biasanya dibagi 3 yaitu dua bagian untuk pemilik dan satu bagian untuk karyawan, namun bila harga cenkeh sedang murah pembagian hanya berbagi dua satu bagian untuk pemilik dan satu bagian untuk karyawan.

Yang unik dan sedikit berbeda dari masyarakat nusantara khusnya dibagaian barat indonesia adalah
cara memanjat cengkeh. Masayarakat Maluku biasa memanjat cengkeh langsung dari pohonnya tidak menggunakan tangga yang diletakan dari luar pohon cengkeh. masyarakat Maluku memanjat cengkeh langsung dari pohon dengan menggunakan tali dan juga bakul biasanya terbuat dari rotan atau karung.
Cara manja cengkeh diambon sebagai berikut :
I. Siapkan  peralatan
1. Siapkan tali nilon ukuran diameter kurang lebih 16 mm seberat 1 kg
2. Siapkan Bakul (terbuat dari karung plastik atau rotan)
3. Siapkan Penggait (terbuat dari besi bisa juga bambu atau kayu)


4. Karung

Tahapan manjat cengkeh

1. Ikat ujung tali satu pada badan anda atau celana anda
2. Ikat ujung tali satu lagi pada pegangan bakul
3. Manjat Pohon.
4. Sampai di bagian ujung pohon cengkeh yang masih bisa kokoh kemudian ikat tali pada ujung cabang cengkeh untuk dirapatkan dengan tali.
5. Dalam hal merapatkan antara ujung cengkeh satu dengan yang lain upayakan agar talinya bisa dijadikan sebagai tempat pijakan atau tempat duduk, agar memudahkan kita untuk memetik buah cengkeh.
6, Setelah ujung cengkeh yang bercabang itu dirapatkan tarik tali agar bakul yang tadi kita ikat bisa naik.
7. Letakan bakul pada posisi yang nyaman untuk memasukan hasil petik cenkeh 
8. Petik terlebih dahulu buah yang paling ujung, karena biasanya buah cengkeh pada posisi ini sangat lebat.
9. petiklah cengkeh dari ranting paling atas agar lebih mudah kenali mana yang sudah dipanen dan yang belum dipanen.
10. Setelah bakul penuh, isi dalam bakul tadi bisa di siram ke dalam karung agar bakul dapat digunakan kembali.

kegiatan Setelah manjat cengkeh.

Setelah manjat cengkeh, cengkeh kemudian dibawa pulang untuk di pisahkan buah cengkeh dari gagangnya. cara menggugurkannya yaitu dengan memegang gagang cenkeh kemudian buahnya kita serutkan ke tangan yang lainnya.
Selesai memeisahkan buah cengkeh dengan gagangnya, kemudian dilakukan proses pengeringan yang pada umunya masih memanfaatkan cahaya matahari.